Sabtu, 01 Oktober 2016

NAMA                         : ZAHRANNISA KURNIA PUTRI

KELAS                         : 3PA10

NPM                            : 1C514634

PSIKOLOGI MANAJEMEN


TUGAS 1


            “ APA ITU PSIKOLOGI MANAJEMEN”



Psikologi Manajemen

Psikologi manajemen merupakan suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan misalnya perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan sebagainya.

Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen.
Organisasi juga dapat diartikan dua macam yaitu :
1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
2.  Dalam arti dinamis,yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.

Menurut saya psikologi manajemen dengan organisasi saling berhubungan.karena dapat  menggerakkan, mengendalikan, dan mengembangkan segala upaya dalam mengatur dan mendaya gunakan sumber daya manusia.


Dimensi-Dimensi Komunikasi dalam Kehidupan Organisasi

1. Komunikasi internal.
Komunikasi internal organisasi adalah proses penyampaian pesan antara anggota-anggota organisasi yang terjadi untuk kepentingan organisasi, seperti komunikasi antara pimpinan dengan bawahan, antara sesama bawahan, dsb. Proses komunikasi internal ini bisa berwujud komunikasi antarpribadi ataupun komunikasi kelompok. Juga komunikasi bisa merupakan proses komunikasi primer maupun sekunder (menggunakan media nirmassa). Komunikasi internal dibedakan menjadi dua, yaitu:

a.    Komunikasi vertikal, yaitu komunikasi dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas. Komunikasi dari pimpinan kepada bawahan dan dari bawahan kepada pimpinan. Dalam komunikasi vertikal, pimpinan memberikan instruksi-instruksi, petunjuk-petunjuk, informasi-informasi, dll kepada bawahannya. Sedangkan bawahan memberikan laporan-laporan, saran-saran, pengaduan-pengaduan, dsb. kepada pimpinan.


b. Komunikasi horizontal atau lateral, yaitu komunikasi antara sesama seperti dari karyawan kepada karyawan, manajer kepada manajer. Pesan dalam komunikasi ini bisa mengalir di bagian yang sama di dalam organisasi atau mengalir antarbagian. Komunikasi lateral ini memperlancar pertukaran pengetahuan, pengalaman, metode, dan masalah. Hal ini membantu organisasi untuk menghindari beberapa masalah dan memecahkan yang lainnya, serta membangun semangat kerja dan kepuasan kerja.

2. Komunikasi eksternal.

Komunikasi eksternal organisasi adalah komunikasi antara pimpinan organisasi dengan khalayak di luar organisasi. Pada organisasi besar, komunikasi ini lebih banyak dilakukan oleh kepala hubungan masyarakat dari pada pimpinan sendiri. Yang dilakukan sendiri oleh pimpinan hanyalah terbatas pada hal-hal yang ianggap sangat penting saja. Komunikasi eksternal terdiri dari jalur secara timbal balik:

a.      Komunikasi dari organisasi kepada khalayak. Komunikasi ini dilaksanakan umumnya bersifat informatif, yang dilakukan sedemikian rupa sehingga khalayak merasa memiliki keterlibatan, setidaknya ada hubungan batin. Komunikasi ini dapat melalui berbagai bentuk, seperti: majalah organisasi; press release; artikel surat kabar atau majalah; pidato radio; film dokumenter; brosur; leaflet; poster; konferensi pers.

b.     Komunikasi dari khalayak kepada organisasi. Komunikasi dari khalayak kepada organisasi merupakan umpan balik sebagai efek dari kegiatan dan komunikasi yang dilakukan oleh organisasi.



Fungsi-fungsi Manajemen

1.  Fungsi Perencanaan (planning)  adalah proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat  untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

2. Fungsi pengorganisasian (organizing) adalah proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif  dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

3. Fungsi Pengarahan dan Implementasi (directing) adalah proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

4. Fungsi Pengawasan danlian Pengenda (stuffing) adalah fungsi yang proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.









Peran wewenang dalam manajemen

Pengertian Wewenang :

Wewenang (authority) adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu.Penggunaan wewenang secara bijaksana merupakan faktor kritis bagi efektevitas organisasi.
Peranan wewenang dalam fungsi pengorganisasian, wewenang dan
kekuasaan sebagai metoda formal, dimana manajer menggunakannya untuk mencapai tujuan individu maupun organisasi.



NAMA : ZAHRANNISA KURNIA PUTRI
KELAS : 3PA10
NPM : 1C514634
PSIKOLOGI MANAJEMEN

TUGAS 2
STRUKTUR ORGANISASI PT. SINAR SOSRO




  





Ø MANAGER PRODUKSI : usaha untuk mengatur atau mengkoordinasi suatu kegiatan produksi agar menghasilkan hasil produksi yang berkualitas dan sesuai dengan standard organisasi dalam jangka waktu dan jumlah tertentu. Dalam manajemen produksi, konteks-nya adalah pengambilan keputusan yang dilakukan oleh tim manajemen produksi dalam sebuah organisasi untuk menghasilkan produk sesuai dengan tujuan dari organisasi tersebut.
Ø MANAGER QUALITY  : aspek-aspek dari fungsi manajemen keseluruhan yang menetapkan dan menjalankan kebijakan mutu suatu perusahaan/organisasi. 
Ø MANAGER KEPALA BAGIAN PB&PI : seorang pemimpin yang betanggungjawab mengatur semua kegiatan produksi dan memastikan barang yang di produksi sesuai dengan standar produksi.
Ø MANAGER LOGISTIK : seorang pemimpin yang mengatur semua kegiatan pengadaan , pengiriman barang serta biaya transportasi dan kesediaan alat transportasi untuk mengirim barang tersebut. Dan bertanggungjawab atas barang-barang yang tersimpan pada area logistic.
 
Ø MANAGER PERSONALIA : suatu perencanaan,pembagian kompensasi, penginterprestasian, pengembangan,  serta pemeliharaan tenaga kerja dengan maksud untuk dapat membantu tercapainya suatu tujuan perusahaan, individu dan juga masyarakat
 
Ø MANAGER KEUANGAN : suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.
 
Ø MANAGER PURCHASING : untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan material dan juga mengurangi biaya-biaya terkaitnya sehingga biaya pembuatan barang jadi dan ditekan seminimal mungkin.



JOB DESK

1. MANAGER PRODUKSI :

  1. v Melakukan perencanaan dan pengorganisasian jadwal produksi
  2. v Menentukan standar kontrol kualitas produk
  3. v Mengawasi proses produksi
  4. v Mengorganisir perbaikan dan pemeliharaan rutin peralatan produksi
  5. v Mengawasi pekerjaan staf junior
  6. v Menilai kelayakan proyek
  7. v Mengelola pemesanan dan pembelian bahan baku produksi
  8. v Menjadi penghubung dengan pembeli, pasar dan staf penjualan
  9. v Memperkirakan serta melakukan negosiasi rentang waktu dengan klien dan manajer dalam hal yang berkaitan dengan proses produksi



2. MANAGER QUALITY :

  1. v Menyusun usulan pemecahan masalah yang terkait dengan kualitas proses dan hasil produksi
  2. v Menjalankan tugas-tugas QC lainnya dalam upaya pencapaian target sales perusahaan
  3. v Menganalisa permasalahan yang timbul pada kualitas proses dan hasil produksi
  4. v Menyusun dan menyiapkan dokumen-dokumen QC dan data produksi
  5. v Memonitor kualitas material serta hasil produksi dengan perbandingan kualitas standar
  6. v Melakukan pemeriksaan terhadap jalannya proses produksi untuk memastikan kesesuaian prosedur



3. MANAGER KEPALA BAGIAN :

v Mengawasi semua kegiatan baik produksi maupun quality dan memastikan kegiatan produksi tersebut lancar.
v Menilai kelayakan proyek
v Mengelola pemesanan dan pembelian bahan baku produksi
v Menjadi penghubung dengan pembeli, pasar dan staf penjualan
v Memperkirakan serta melakukan negosiasi rentang waktu dengan klien


4. MANAGER LOGISTIK :

  1. v gerakan yang efektif efisien dan biaya dan penyimpanan barang dan mengkonfigurasi jaringan distribusi yang sesuai
  2. v pesanan Koordinasi penawaran dan permintaan dan informasi yang terkait dengan siklus pesanan
  3. v Pemantauan kinerja dan strategi untuk meningkatkan sistem yang ada
  4. v Mengalokasikan sumber daya yang tersedia
  5. v Mengkoordinasikan semua kegiatan untuk mencapai biaya terendah logistik Seorang manajer logistik adalah kepentingan khusus untuk logistik penyedia jasa




5. MANAGER PERSONALIA :

  1. v Membuat anggaran tenaga kerja yang diperlukan;
  2. v Membuat job analysis, job description, dan job spesification;
  3. v Menentukan dan memberikan sumber-sumber tenaga kerja;
  4. v Mengurus dan mengembangkan proses pendidikan dan pendidik;
  5. v Mengurus seleksi tenaga kerja
  6. v Mengurus soal-soal pemberhentian (pensiun);
  7. v Mengurus soal-soal kesejahteraan




6. MANAGER KEUANGAN :

  1. v Manajer Keuangan bekerja sama dengan manajer lain, bertugas merencanakan dan meramalkan beberapa aspek dalam perusahaan termasuk perpencanaan umum keuangan perusahaan
  2. v Manajer keuangan bertugas mengambil keputusan penting investasi dan berbagai pembiayaan serta semua hal yang terkait dengan keputusan tersebut
  3. v Manajer keuangan bertugas dalam menjalankan dan mengoperasikan roda kehidupan perusahaan seefisien mungkin dengan menjalin kerja sama dengan manajer lainnya
  4. v Manajer keuangan bertugas sebagai penghubung antara perusahaan dengan pasar keuangan sehingga bisa mendapatkan dana dan memperdagangkan surat berharga perusahaan






7. MANAGER PURCHASING :

  1. v Membuat laporan pembelian & pengeluaran barang ( inventory,material dll )
  2. v Melakukan pengelolaan pengadaan barang melalui perencanaan secara sistematis dan terkontrol ( FIFO atau ERP/ MRP )
  3. v Melakukan pemilihan / seleksi rekanan pengadaan sesuai kriteria perusahaan
  4. v Bekerjasama dengan departemen terkait untuk memastikan kelancaran operasional perusahaan
  5. v Memastikan kesedian barang/material melalui mekanisme audit / cotrol stock dll.